Kedepankan Musyawarah, Babinsa Desa Jajag Koramil 0825/06 Gambiran Aktif Mediasi Konflik Antar Warga.

Gambiran – Sebagai bentuk implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Jajag Koramil 06 Gambiran Kodim 0825 Banyuwangi Serda Sofyan Andrianto terus menunjukkan perannya sebagai problem solver di tengah masyarakat. Melalui pendekatan persuasif, Babinsa secara konsisten hadir untuk memediasi berbagai perselisihan antar warga guna menjaga kondusivitas wilayah.

Kehadiran Babinsa di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, bukan sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan juga menjadi penengah yang netral saat terjadi gesekan sosial. Mulai dari sengketa batas tanah, kesalahpahaman antar tetangga, hingga permasalahan pemuda, semuanya diupayakan selesai melalui jalur kekeluargaan.

Babinsa Desa Jajag menegaskan bahwa setiap permasalahan tidak harus selalu berakhir di ranah hukum formal. “Tugas kami adalah memastikan kerukunan warga tetap terjaga. Selama masalah bisa dimusyawarahkan secara baik-baik dengan semangat kekeluargaan, kami akan fasilitasi hingga mencapai titik temu yang adil bagi semua pihak,” ujarnya.

Dalam setiap proses mediasi, Babinsa bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas, Kepala Desa
serta tokoh masyarakat, Agama dan tokoh pemuda di wilayah Desa Jajag

Langkah proaktif ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Dengan adanya mediasi yang cepat dan tepat, potensi konflik yang lebih besar dapat diredam sedini mungkin. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Danramil 06 Gambiran Kapten Inf Sumitro Pujatmiko,SE menyampaikan bahwa peran Babinsa sebagai mediator adalah instruksi langsung untuk selalu hadir memberikan solusi. “Babinsa harus menjadi mata dan telinga, namun juga harus menjadi hati bagi masyarakatnya. Jangan sampai ada percikan kecil yang dibiarkan membesar karena kurangnya komunikasi,” pungkasnya.

semoga dengan adanya musyawarah semua permasalahan warga masyarakat desa Jajag bisa terselesaikan dengan damai dan masyarakat desa Jajag bisa hidup Rukun dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *