Gambiran, 17 Nopember 2025 – Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06 Gambiran dari Kodim 0825 Banyuwangi], Sertu M. Lukman Hakim , menunjukkan langkah tegap dan dedikasi tinggi dengan didapuk menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera hari Senin di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 9 Gambiran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam menjalin kedekatan dengan generasi muda dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, serta Bela Negara di lingkungan pendidikan.
Dalam amanatnya, Sertu M. Lukman Hakim menekankan pentingnya disiplin sebagai kunci utama meraih kesuksesan, baik di sekolah maupun di masa depan. Beliau juga memotivasi para siswa untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak mulia, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
“Adik-adik sekalian adalah calon pemimpin bangsa ini. Mulailah dari hal kecil: disiplin waktu, disiplin belajar, dan disiplin dalam mematuhi aturan. Hormati guru dan orang tua, serta jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup,” ujarnya di hadapan ratusan siswa dan guru.
Kepala SMK Muhammadiyah 9 Gambiran, Ibu Erly menyambut baik inisiatif dan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peran Babinsa sebagai Irup memberikan dampak positif yang signifikan.
“Kehadiran Bapak Babinsa hari ini memberikan suasana yang berbeda dan energi positif, khususnya dalam menanamkan karakter disiplin militer yang sangat kami butuhkan di lingkungan SMK. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” kata Ibu Erly.
Pelaksanaan upacara bendera berjalan dengan khidmat dan tertib. Para siswa terlihat antusias menyimak setiap pesan yang disampaikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata implementasi program teritorial TNI AD, yaitu pembinaan karakter dan kepribadian bangsa (Binter).
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat sinergi antara TNI, khususnya Babinsa, dengan lembaga pendidikan, demi mencetak siswa-siswi SMK yang tidak hanya kompeten di bidang kejuruan, tetapi juga memiliki integritas dan karakter kebangsaan yang tangguh.
